<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>blabliblupblablop..</title>
<link>http://marsiela.multiply.com/</link>
<description>Hai hai, thank u ya udah pada datang ke sini...Jangan ragu komentar kalau ada apa-apa yang ingin dibagi. Semisal, ini semisal ada yang mau &#x27;mencaplok&#x27; isi dari tulisan atau apa pun yang ada di sini, baiknya bilang dulu...thank u ya</description>
<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 12:46:49 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Thu, 12 Jun 2008 12:16:29 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>blabliblupblablop..</title>
<url>http://images.marsiela.multiply.com/logo</url>
<link>http://marsiela.multiply.com</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>Basa-Basi Saudara Tua</title>
<description>Pameran &#x201C;KITA!!: Japanese Artist Meet Indonesia&#x201D;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x201C;&#x2026;Pada saat itu, aku agak merasa malu. Terus terang saja, aku tak pernah merasa ini. Aku malu dan dengan terus terang memandang Indonesia dengan enteng. Kumohon maaf&#x2026;&#x201D;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Demikianlah pengakuan Toyoshima Hideki, Direktur Graf Media GM dari Jepang yang melakukan survei buat pameran &#x201C;KITA!!: Japanese Artist Meet Indonesia&#x201D;. Ini merupakan kedatangan pertamanya ke Indonesia.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Sebelumnya, Hideki yang menerima tugas dari Japan Foundation untuk menjadi kurator di pameran tersebut menganggap di Indonesia tidaklah banyak ruang seni dan kebudayaan. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Kenyataannya, survei di Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta menunjukkan hal yang berbeda. Dalam kesempatan bincang-bincang di Bandung, beberapa waktu lalu, dia mengaku menemukan banyak ruang seni dan budaya dengan berbagai ukuran. Setiap tempatnya menunjukkan prinsip dan warna tersendiri dengan jelas. Hal ini jugalah yang membuatnya menuliskan permohonan maaf dalam pengantar kurasinya. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Singkat cerita, bersama Taka...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/43/Basa-Basi_Saudara_Tua</guid>
<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 12:16:29 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Selangkah Mendekati Liverpool</title>
<description>&#x3C;a href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/SFEQvQoKCmYAAB3Nxa41&#x22;&#x3E;&#x3C;img class=&#x22;alignleft&#x22; src=&#x22;http://images.marsiela.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/SFEQvQoKCmYAAB3Nxa41/09%20beatles-adi1.jpg?et=x20M%2B0Y2gLc4eWGUn4AX5A&#x26;#x26;nmid=0&#x22; border=&#x22;0&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;font-style: italic; &#x22;&#x3E;&#x2026;many times I&#x27;ve been alone/and many times I&#x27;ve cried/Any way you&#x27;ll never know/the many ways I&#x27;ve tried&#x3C;br style=&#x22;font-style: italic; &#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;font-style: italic; &#x22;&#x3E;But still they lead me back/to the long winding road/You left me standing here/a long long time ago/Don&#x27;t leave me waiting here/lead me to your door&#x3C;br style=&#x22;font-style: italic; &#x22;&#x3E;&#x3C;br style=&#x22;font-style: italic; &#x22;&#x3E;But still they lead me back/to the long winding road&#x2026;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Kegelisahan Paul Mc Cartney tergambar jelas dalam lagu &#x2018;The Long and Winding Road&#x2019;, saat dia menciptakannya. Pemain bas The Beatles ini percaya ada kuasa yang mengatur dalam hidupnya. Mc Cartney meminta agar sang empunya kuasa mengarahkan dia ke jalan hidup yang seharusnya. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Lagu yang keluar bersamaan dengan album Let It Be pada tahun 1970 ini diwarnai perselisihannya dengan personil The Beatles lainnya. Saat itu, mereka terancam bubar. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Pesan ini rupanya ditangkap oleh grup musik G-Pluck asal Kota Bandung yang menggelar pertunjukkan &#x201C;Road to Liverpool Beatles Week Festival 2008&#x201D; di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Jumat (6/6) malam. &#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Dengan berbalutkan kemeja berdasi dan jas hitam...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/42/Selangkah_Mendekati_Liverpool</guid>
<pubDate>Thu, 12 Jun 2008 12:05:24 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>nyanyian kode...</title>
<description>&#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;i style=&#x22;&#x22;&#x3E;sebelumnya liat hagi ama ricky yang posting..iseng dan jadilah...&#x3C;/i&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;Hanya &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;o&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;rang yang mempunyai kemampuan &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;l&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;ebih yang dapat membuka File&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E; &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;ini.&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E; &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;Jika seandainya &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;Anda &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;sukses membuka File ini maka &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;Anda &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;akan&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E; &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;menemukan nama&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;-nama&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E; orang yang pernah dan bisa membuka file ini. &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;N&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;ah&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E; &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;sekarang giliran &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;A&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;nda untuk mencobanya!&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;Seorang laki-laki mau masuk ke ruang kerjaanya, tetapi ia lupa dengan &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;password&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;nya, yang dia ingat hanya lima angka.&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E; &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;Berikut petunjuk untuk lima angka tersebut:&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;1. Angka ke lima di tambah angka ke tiga sama dengan empat belas&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;2. Angka ke empat lebih besar satu angka dari angka ke dua&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;3. Angka pertama lebih kecil satu angka dari dua kali angka ke dua&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;4. Angka ke dua di tambah angka ke tiga sama dengan sepuluh&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;5. Jumlah keseluruhan angka tersebut sama dengan tiga puluh&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;Berapakah kelima angka tersebut?&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;Jawaban&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E; masing-masing angka diurut dari angka pertama sampai yang terakhir itu &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;k&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;unci untuk membuka File &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;yang judulnya nyanyian kode itu&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;.&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p style=&#x22;margin: 0in 0in 0pt; text-align: justify; &#x22;&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;Jika &#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;A&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;nda berhasil membuka file...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/41/nyanyian_kode...</guid>
<pubDate>Mon, 26 May 2008 10:37:11 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>22 Siswa jadi Korban Sekolah Ambruk</title>
<description>Baru selesai dibangun tiga bulan lalu, satu dari tiga ruang kelas baru di komplek SD Pasundan 3 Babakan Ciparay, Kota Bandung ambruk. Akibatnya, 22 orang siswa kelas dua yang tengah belajar Bahasa Indonesia di dalamnya harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Rajawali, Kamis (27/3). &#x22;Ada yang berdarah, ada juga yang menangis,&#x22; kata Dedi Baihaqi (28) guru kelas enam SD Pasundan 3 yang ikut mengeluarkan para siswa dari dalam kelas. 

Dua dari 22 siswa itu hingga Kamis (27/3) malam masih mendapatkan perawatan. Keduanya adalah Rofi Rahmadia (8) yang menderita patah tulang pada betis kirinya dan Asti Setiawati (8) yang retak di pelipis kirinya mendapatkan perawatan di ruang PICU RS Rajawali karena sempat tidak sadarkan diri. &#x22;Semuanya ada 22 anak,&#x22; papar Kepala Unit Gawat Darurat RS Rajawali dokter Dodo Wangsaatmaja. 

Ruang kelas yang ambruk itu merupakan satu dari 10 ruang kelas yang ada di komplek sekolah SD Pasundan 2, 3, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pasundan 9.  

Imam Maliq (8)...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/photos/album/23/22_Siswa_jadi_Korban_Sekolah_Ambruk</guid>
<pubDate>Tue, 1 Apr 2008 12:45:53 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Toto Makin Menjadi (Tua) </title>
<description>Auditorium Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung gelap gulita. Lampu bernuansa putih, yang tiba-tiba menyala, hanya menyoroti pemain kibor di atas panggung. Tidak ada pemain musik lain. Yang ada hanya dentingan kibor.  

Suara itu juga yang akhirnya digunakan oleh sekitar tiga ribu penonton yang memadati Sabuga, Jumat (14/3) malam untuk bernyanyi bersama.

&#x2026;It take some time 
God knows how long 
I know that I can forget you

As soon as my heart stops breakin&#x27; 
Anticipating 
As soon as forever is through 
I&#x27;ll be over you&#x2026;

Usai refrain lagu itu berakhir, Greg Philinganes sang pemain kibor berdiri sembari mengacungkan tangannya kepada para penonton. Itulah momen terbaik dalam konser  Toto &#x22;Falling in Between Live World Tour 2008&#x22; di Bandung.  

Sayangnya, lagu yang sudah cukup dikenal penonton ini hanya dibawakan sekilas. Nuansa nostalgia akan lagu-lagu Toto yang menjadi hit di tahun 80-an terasa kurang menggigit malam itu. Pasalnya, Kota Bandung baru pertama kali ini k...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/photos/album/22/Toto_Makin_Menjadi_Tua_</guid>
<pubDate>Tue, 1 Apr 2008 12:35:36 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Manusia &#x27;kolecer&#x27;</title>
<description>Banyak orang yang menganggap hidup di dunia ini penuh dengan kerumitan. Kalau Anda termasuk yang seperti itu, tidak ada salahnya sedikit &#x22;mengintip&#x22; falsafah hidup masyarakat Kampung Bolang, Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjung Siang, Kabupaten Subang.

Masyarakat yang bermukim sekitar 70 kilometer sebelah Utara Kota Bandung ini mengibaratkan kehidupan seperti sebuah kolecer (baling-baling). Mainan tradisional yang berputar dan mengeluarkan bunyi ketika angin berhembus. Permainan ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di sana. Abah Suminta (68), tetua di kampung itu menuturkan, kolecer menggambarkan satu putaran kehidupan manusia di dunia. Ada kalanya hidup di atas dan ada kalanya hidup di bawah.

Kolecer terbuat dari bambu dan kayu yang berbentuk huruf &#x22;T&#x22;.

Bagian horizontalnya akan berputar jika tertiup angin dan bisa mengeluarkan suara seperti degungan ribuan tawon kalau angin cukup besar. &#x22;Menantang angin itu seperti menantang diri kita sendiri,&#x22; kata Sumi...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/photos/album/21/Manusia_kolecer</guid>
<pubDate>Tue, 12 Feb 2008 11:19:26 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Menanti Kelahiran &#x22;Kembali&#x22; Batik</title>
<description>Bentangan kain katun yang didominasi warna hijau sebesar 2,7 meter X 2,7 meter di salah satu sudut Galeri Soemardja, Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menyita perhatian saya. Tidak seperti biasanya, kain yang disebut sebagai batik ini menyajikan corak yang berbeda.

Struktur garis serta penempatannya yang saling tindih satu dengan lainnya, membuat kesan arah dan ruang yang dinamis. Ilusi bentuk pun tidak terhindarkan di atas kain tersebut. Seolah-olah segitiga, bujursangkar yang terpola di kain itu bergerak masuk ke dalam.

Batik yang dilukis dengan canting cap, canting tulis, colet dan celup ini merupakan satu dari sekian karya almarhum Hasanudin yang dipajang dalam Pameran Batik Bandung Kontemporer di ITB, 10-12 Januari pekan lalu.

Dalam mengolah batik, Hasan -panggilan akrab almarhum- memadukan berbagai motif batik tradisional menjadi sebuah karya baru dengan konfigurasi yang berbeda. Pengetahuan dan kepeduliannya terhadap batik diperlihatkan dengan mengambil topik penelit...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/photos/album/20/Menanti_Kelahiran_Kembali_Batik</guid>
<pubDate>Mon, 21 Jan 2008 09:18:49 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Vyena (my Daemon)</title>
<description> </description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/40/Vyena_my_Daemon</guid>
<pubDate>Wed, 16 Jan 2008 08:37:35 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Perhotelan di Bandung (nuhun plank)</title>
<description>&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;Soal Hotel di Bandung (ini mengambil dari plank77.multiply.com, thank u plank)&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;Kata dia, data-data ini bisa diliat juga di &#x3C;A href=&#x22;http://www.tripadvisor.com/&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT color=#003399&#x3E;www.tripadvisor.com&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;, buka city: BANDUNG bagian hotels dan B&#x26;amp;Bs (Bed &#x26;amp; Breakfast) &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;Yang ada di sini tarif tahun 2007, kalau tahun 2008 ya tinggal di cek aja lagi...ada kontaknya ini....&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;B style=&#x22;mso-bidi-font-weight: normal&#x22;&#x3E;&#x3C;/B&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;B style=&#x22;mso-bidi-font-weight: normal&#x22;&#x3E;Tarif Rp. 100.000 sampai Rp. 200.000&#x3C;/B&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;- Guntur Hotel, Jl. Otista 20 Telp. (022) 420 3763&#x3C;BR&#x3E;- Harapan Indah Hotel, Jl. Gatot Subroto Telp. (022) 730 8561&#x3C;BR&#x3E;- Harmoni Inn 2 Jl. Talaga Bodas, Telp. (022) 730 7457&#x3C;BR&#x3E;- Karmila Hotel &#x26;nbsp;Jl. Ir. H. Djuanda (Dago) Telp. (022) 420 6778&#x3C;BR&#x3E;- Mutiara Hotel Jl. Station Telp. (022) 420 0333&#x3C;BR&#x3E;- MQ Guest House, Jl. Geger Kalong Telp (022) 200 5105&#x3C;BR&#x3E;- Progo Hotel, Jl. Progo Telp (022) 420 6249&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;B style=&#x22;mso-bidi-font-weight: normal&#x22;&#x3E;Tarif Rp. 200.000 &#x2013; Rp. 300.000&#x3C;/B&#x3E;&#x3C;/P&#x3E;&#x3C;B style=&#x22;mso-bidi-font-weight: normal&#x22;&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;/B&#x3E;- Hotel Sawunggaling, Jl. Sawunggaling Telp. (022) 421 8254&#x3C;BR&#x3E;- Cihampelas Hotel, Jl. Cihampelas Telp. (022) 204 3695, 203 3425&#x3C;BR&#x3E;- Sany Rosa, Jl. Setiabudi Telp. (022) 203 3562&#x3C;BR&#x3E;- Dequr Hotel Jl.Dipati Ukur&#x26;nbsp; Telp. (022) 250 3536&#x3C;BR&#x3E;- U...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/39/Perhotelan_di_Bandung_nuhun_plank</guid>
<pubDate>Wed, 2 Jan 2008 01:13:24 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Pesona di Atas Danau</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22;&#x3E;&#x3C;I&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R3TDmgoKCnAAACHebzc1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R3TDmgoKCnAAACHebzc1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R3TDmgoKCnAAACHebzc1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R3TDmgoKCnAAACHebzc1&#x22;&#x3E;&#x3C;IMG class=alignright src=&#x22;http://images.marsiela.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/R3TDmgoKCnAAACHebzc1/wisata%20samosir-adi5.jpg?et=rpKaOf6MBLjbf8bp54y9SA&#x26;amp;nmid=&#x22; border=0&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x26;nbsp;&#x201C;Sometimes words are hard to find&#x3C;/I&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22;&#x3E;&#x3C;I&#x3E;i&#x27;m looking for that perfect line &#x3C;/I&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22;&#x3E;&#x3C;I&#x3E;to let you know you&#x27;re always on my mind&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R3TDmgoKCnAAACHebzc1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R3TDmgoKCnAAACHebzc1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;/I&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22;&#x3E;&#x3C;I&#x3E;yeah, this is love - and i&#x27;ve learned enough to know&#x26;nbsp;&#x3C;BR&#x3E;i&#x27;m never letting go&#x26;nbsp;&#x3C;BR&#x3E;no, no, no - won&#x27;t let go,&#x2026;&#x201D;&#x3C;/I&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22;&#x3E;Lantunan lagu berjudul &#x27;The Best of Me&#x27; dari dalam pemutar kaset di KM Lake Toba Cruise 2 itu seakan-akan mengerti dengan apa yang tengah saya alami. Bryan Adams sendiri, menyanyikan lagu tersebut untuk menceritakan sesuatu yang indah dalam hidup tidaklah akan dilepaskan atau dilupakannya.&#x26;nbsp;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R3TDmgoKCnAAACHebzc1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R3TDmgoKCnAAACHebzc1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22;&#x3E;Saat mendengar lagu itu, saya tengah berada di kapal motor meyeberang ke Pulau Samosir di kawasan Danau Toba dari Parapat (disebut pula Prapat). Menarik memang menikmati keindahan pemandangan alam, terlebih ini kunjungan pertama saya ke danau vulkanik terbesar di Asia Tenggara. Apalagi letaknya merupakan yang tertinggi di dunia. &#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT size=3&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22;&#x3E;Pulau Samosir yang saya tuju memiliki panjangnya sekitar 130 kilometer. Apabila ada waktu lebih, kita dapat mengelilinginya lewat ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/38/Pesona_di_Atas_Danau</guid>
<pubDate>Fri, 28 Dec 2007 10:01:22 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Kebebasan Menalar Cinta</title>
<description>&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R2ZX9woKCm4AAB2EMxM1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;Tema cinta ternyata memiliki ruang tersendiri di kalangan pemerhati dan pembuat film indie. Setidaknya, enam dari delapan film karya finalis yang ditampilkan dalam gelaran LA Lights Indie Movie 2007 menjadikan cinta sebagai benang merah (yang tidak disengaja), ketika film-film itu diputar dalam ke&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R2ZX9woKCm4AAB2EMxM1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;giatan &#x3C;I&#x3E;roadshow&#x3C;/I&#x3E;-nya di Bandung, baru-baru ini.  &#x3C;P&#x3E;Dengan menggunakan moto &#x3C;I&#x3E;Film Gue, Cara Gue&#x3C;/I&#x3E;, para sineas muda dari empat kota yang tersaring dalam ajang itu berusaha menafsirkan cinta dengan gaya dan caranya masing-masing. Lihat saja film &#x3C;I&#x3E;Naughty Matahari&#x3C;/I&#x3E;, yang mengisahkan penggalan hidup Azumi, seorang remaja yang baru saja masuk ke SMA. Sehari-hari, Azumi &#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R2ZX9woKCm4AAB2EMxM1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/R2ZXcwoKCm4AABMmPY01&#x22;&#x3E;&#x3C;IMG class=alignleft style=&#x22;WIDTH: 243px; HEIGHT: 137px&#x22; height=157 src=&#x22;http://images.marsiela.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/R2ZXcwoKCm4AABMmPY01/indie%20movie-adi1.jpg?et=sFGM8U8lj%2Cv6UUluiAjebQ&#x26;amp;nmid=&#x22; width=268 border=0&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;yang merupakan keturunan Indonesia-Jepang ini diasuh oleh ibunya. Namun, sekali dalam sebulan, sang ibu yang mengaku bekerja sebagai penari itu harus meninggalkan anak semata wayangnya untuk pergi mencari uang di luar negeri.  &#x3C;P&#x3E;&#x22;Saya ingin seperti ibu,&#x22; demikian yang tertanam di benak Azumi. Pasalnya, hasil jerih payah sang ibu, membuat Azumi...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/37/Kebebasan_Menalar_Cinta</guid>
<pubDate>Mon, 17 Dec 2007 11:10:22 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Lagu &#x22;Manuk Dadali&#x22; Menyentil Pemerintah</title>
<description>Lagu daerah asal Jawa Barat, Manuk Dadali memiliki kekuatan baru dalam gelaran musik simfonik Musicademia di Aula Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran, Bandung, Senin (19/11) malam. Diperdengarkan Twilite Orchestra, simfonik nan megah. Semoga saja tidak lagi dibajak. 

Seperti kita ketahui, lagu karangan Sambas itu memang menceritakan keperkasaan burung tersebut. Kemampuannya terbang yang tinggi di angkasa, kegagahan sayapnya saat terbuka lebar, belum lagi kuku dan paruhnya yang kuat, menjadikan satwa yang satu ini disebut-sebut sebagai perlambang kejayaan Indonesia. 

Meski tanpa menggunakan lirik atau ditampilkan hanya instrumennya saja, Addie MS, sang konduktor Twilite Orchestra mampu mengaransemen lagu daerah ini menjadi begitu megah. 

&#x22;Semua lagu daerah sebenarnya bisa ditampilkan dalam bentuk orkestra, tapi harus ada bentuk partitur (not balok)-nya dahulu,&#x22; ungkap Addie. 

Hal yang sama Addie lakukan pada lagu daerah Yamko Rambe Yamko. Kekuatan baru dalam m...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/photos/album/18/Lagu_Manuk_Dadali_Menyentil_Pemerintah</guid>
<pubDate>Tue, 20 Nov 2007 11:22:33 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Cupak Tanah-Cermin Satir Keserakahan Penguasa</title>
<description>Lelaki berambut gondrong itu masih asyik tertidur, padahal matahari sudah terbit. Tidak ada satu pun anak buahnya yang berani membangunkan Cupak (Nengah Wijana), nama lelaki itu. Cupak merupakan manusia yang memiliki perangai raksasa.

Dia merupakan pemimpin kerajaan Gerobak Besi. Keberhasilannya itu berawal dari prestasinya mengalahkan dan membunuh raksasa Menaru, yang menculik Galuh (AA Ayu Rahadiani Cwari), putri kerajaan Gerobak Besi.

Saat terbangun, tampak jelas delapan anak buahnya sangat takut dengan Cupak. Malah pejabat (Nyoman Darwin) dan anak buahnya selalu berusaha menjilat sang raja, agar selamat dan kalau bisa mendapat &#x2018;proyek&#x2019; darinya. 

Semenjak bangun, kehidupan Cupak hanyalah diwarnai kegiatan makan, makan, makan, dan buang air. Dia sangat gemar memakan tanah dan seakan tidak pernah cukup. Sampai-sampai orang yang menjual tanahnya pun dimakan. 

Cerita tadi merupakan penggalan dari drama Cupak Tanah, yang disutradarai oleh Putu Satria Kusuma. Kegemaran Cupak m...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/photos/album/17/Cupak_Tanah-Cermin_Satir_Keserakahan_Penguasa</guid>
<pubDate>Mon, 19 Nov 2007 04:44:20 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Mengangkat Laut yang Tenggelam</title>
<description>&#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Fenomena pemanasan global yang menjadi perhatian dunia belakangan ini seakan terpatahkan di Indonesia. Es yang mencair dan mengakibatkan tenggelamnya wilayah daratan, ternyata tidak terjadi di Kampung Laut, Laguna Sagara Anakan. &#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Wilayah yang terletak di antara Pulau Jawa dan Nusa Kambangan ini terus menerus mengalami pendangkalan dari tahun ke tahun. Hasilnya, banyak bermunculan daratan baru yang tidak berpenghuni dan bertuan. Apabila diukur, luas Sagara Anakan yang&#x26;nbsp; mencapai 6.450 hektare pada tahun 1903, sekarang ini daerah yang tergenang tidak mencapai 10 persennya. &#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Perubahan benteng alam menimbulkan masalah baru pada masyarakat Kampung Laut. Misalnya, mereka yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan, mau tidak mau harus alih profesi menjadi petani di atas tanah yang dulunya adalah laut tempat mereka menyandarkan hidup. &#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Kepemilikan tanah timbul - yang semakin luas - tidak hentinya dipertanyakan. Lembaga Pemasyarakatan Nusa Kambangan, Departemen Kehutan...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/36/Mengangkat_Laut_yang_Tenggelam</guid>
<pubDate>Wed, 31 Oct 2007 10:08:39 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Gaya Berlibur &#x2018;Baru&#x2019; di Bandung</title>
<description>&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/RyhRXAoKCm4AAA9ZONg1&#x22;&#x3E; &#x3C;/A&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/RyhQrQoKCm4AAAXFqJQ1&#x22;&#x3E;&#x3C;IMG class=alignleft src=&#x22;http://images.marsiela.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RyhQrQoKCm4AAAXFqJQ1/17%20Bandung%20Historical%20Walk-adi7.jpg?et=pGiqSfW9bwxBBZZaBzbk7w&#x22; border=0&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Berlibur di Kota Bandung tidak melulu identik dengan belanja dan makan. Wisata belanja - bisa jadi menyenangkan bagi yang memiliki uang &#x2013; memang masih menjadi primadona buat mereka yang berlibur ke Bandung. Jajaran toko busana disertai aneka ragam jajanan seakan tidak pernah lelah dikunjungi wisatawan. &#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Memang mengasyikan melakukan hal seperti itu. Namun, apa jadinya kalau semua orang memilih Bandung sebagai tujuan wisatanya? Yang ada pastilah kemacetan di mana-mana, mengingat ruas jalan yang pendek dan kecil-kecil di Bandung ini. Konon, Bandung memang dibuat sebagai kota peristirahatan, jadi wajar saja kalau tidak mampu menampung banyak kendaraan pribadi.&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Baru-baru ini, atau tepatnya tanggal 9 September lalu, saya berkesempatan mengikuti sebuah kegiatan jalan-jalan menikmati sisi-sisi lain Kota Bandung. Selain sarat sejarah, kegiatan rutin yang sudah memasuki tahun ke-empat penyelenggaraannya ini juga dipastikan tidak membuat jalan raya di Bandung menjadi macet dan pad...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/35</guid>
<pubDate>Wed, 31 Oct 2007 10:00:30 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Pemutaran Film dalam Sejarah Televisi Prancis</title>
<description>&#x2018;&#x2019;Les 24 heures de la t&#xE9;l&#xE9;vision&#x2019;&#x2019;

&#x2018;&#x2019;Peristiwa-peristiwa penting dalam Pertelevisian Prancis&#x2019;&#x2019; dari tahun 50an sampai sekarang. Ada pemutaran film mulai pukul : 14.00 &#x2013; 15.30 WIB. 

INA (Institut Nasional Audiovisual) adalah pusat arsip televisi dan radio pertama di dunia, dan juga bank gambar digital pertama. Tanggal 27 Oktober pukul 14.00 di Auditorium CCF akan diselenggarakan suatu kunjungan meninjau arsip televisi Prancis yang berusia lebih dari 60 tahun. Kegiatan yang diawali tahun 2002 ini setiap tahunnya meraih makin banyak  kesuksesan.

Berbahasa Prancis ataupun bukan, bila Anda seorang pencinta pencitraan, datanglah untuk mengenal saat-saat yang belum pernah dimunculkan, saat-saat yang yang memancing, jenaka dan menyentuh dalam sejarah pertelevisian.</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/calendar/item/10025/Pemutaran_Film_dalam_Sejarah_Televisi_Prancis</guid>
<pubDate>Tue, 23 Oct 2007 14:10:54 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Fenomena Halo di Bandung </title>
<description>Hampir tengah hari saat saya menginjakan kaki di halaman Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (27/9). Kedatangan saya untuk mengikuti persidangan tiga orang terdakwa dalam kasus penyuntikan formalin terhadap Cliff Muntu, praja IPDN. 
Namun, ketika mata memandang ke halaman pengadilan, banyak orang yang berjalan menjauhi tempat teduh dan rela berpanas-panasan menatap ke atas langit. Satu hal yang aneh. 
Penasaran, saya pun ikut mendongak dan memicingkan mata saat sorot sinar matahari itu terasa menusuk mata. oh..oh..oh..rupanya fenomena halo. sebuah pemandangan (biasa) yang dianggap luar biasa. Ada lingkaran di luar matahari. Ada yang bilang warnanya seperti pelangi, tapi kata saya mah tidak seperti itu. Teman-teman yang bawa kamera langsung mengabadikan momen itu. Saya memilih diam-sebelum sadar tampaknya fenomena itu harus didokumentasikan. Setidaknya bisa dipasang juga kan di multiply..(tetep biar eksis)
sebenarnya, fenomena halo adalah lingkaran cahaya seakan-akan pelangi yang mengel...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/photos/album/16/Fenomena_Halo_di_Bandung_</guid>
<pubDate>Thu, 27 Sep 2007 12:17:46 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Aktor yang Puas di Kala Mati</title>
<description> &#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/Rvo1mAoKCm4AAE8DY4g1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/Rvo0TAoKCm4AADMazB81&#x22;&#x3E;&#x3C;IMG class=alignleft src=&#x22;http://images.marsiela.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Rvo0TAoKCm4AADMazB81/27%20Teater%20Kehidupan%20di%20Panggung-adi2.jpg?et=9zRx0KnWGR4zZ2eToyqVlg&#x22; border=0&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E; &#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x201C;Bagaimana kabarnya kang,&#x201D; tanya saya kepada Mohamad Sunjaya beberapa hari lalu.&#x3C;/FONT&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x201C;Baik-baik saja,&#x201D; jawabnya ketika bertemu dalam sebuah pembukaan pameran seni serat di kawasan Bandung utara.&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Jawaban itu sekaligus menghilangkan kekhawatiran saya akan kondisi kesehatan Kang Yoyon-demikian dia akrab dipanggil. Pasalnya, di awal bulan September lalu, dia sempat menginap di rumah sakit akibat penyakit jantung yang dideritanya. Maklum saja usia Kang Yoyon sudah 70 tahun.&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Namun penyakit dan usia itu justru bukanlah halangan baginya untuk tetap tampil memerankan Bob, seorang aktor pensiunan dalam &#x201C;Kehidupan di Teater&#x201D;. Lakon ini sengaja dipersembahkan sebagai &#x3C;I&#x3E;syukuran &#x3C;/I&#x3E;8 Tahun Actor Unlimited dan ulang tahun Kang Yoyon. &#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P class=MsoNormal style=&#x22;MARGIN: 0cm 0cm 0pt&#x22;&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Dalam pementasan yang digelar di auditorium Pusat Kebudayaan Francis (CCF) Bandung, Jumat (7/9) lalu, tokoh Bob ini, bagi saya lebih merupakan representasi kehidupan Kang Yoyon. Hal yang sama diungkapkan oleh sutradara &#x201C;Kehidupan di Teater&#x201D;, Wawan ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/34/Aktor_yang_Puas_di_Kala_Mati</guid>
<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 10:36:51 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Diners offered new way of looking at food </title>
<description>&#x3C;P&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/RvPysAoKCm4AAEp8Gv41&#x22;&#x3E;&#x3C;IMG class=alignleft src=&#x22;http://images.marsiela.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RvPysAoKCm4AAEp8Gv41/blind1.jpg?et=DEz48jLDSbwD%2CTyYTv%2CQUQ&#x22; border=0&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;FONT size=1&#x3E;Students of the Wyata Guna Social Center for the Development of Blind People perform on Sept. 7 at the Blind Resto in Pasir Kaliki Square, Bandung. &#x3C;I&#x3E;(JP/Arya Dipa)&#x3C;/I&#x3E;&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;&#x3C;FONT face=Helvetica&#x3E;Diners offered new way of looking at food&#x3C;/FONT&#x3E;&#x3C;/STRONG&#x3E; &#x3C;FONT face=&#x22;Arial, Helvetica&#x22; size=2&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;B&#x3E;Arya Dipa&#x3C;/B&#x3E;, The Jakarta Post, Bandung&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Students of the Wyata Guna Social Center for the Development of Blind People performed in early September at the Blind Resto in Pasir Kaliki Square, Bandung, to celebrate the cafe&#x27;s inclusion in the Indonesian Museum of Records (MURI).&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;The young actors call themselves Palagan, a name taken from a battlefield in a shadow puppet story.  &#x3C;P&#x3E;&#x22;There is still a yawning gap between our dreams and our reality. Every day is a struggle, which is why we have assumed the name of a battlefield,&#x22; said Suhendar, 30, a graduate of the center.  &#x3C;P&#x3E;The visually impaired performers in Palagan are aged between seven and 15. At the Blind Resto, they acted out the story of a Peeping Tom who was caught in the act but never brought to justice.  &#x3C;P&#x3E;They also sang songs from a rang...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/33/Diners_offered_new_way_of_looking_at_food_</guid>
<pubDate>Fri, 21 Sep 2007 16:37:26 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>&#x27;Tantangan&#x27; dari Sang Proklamator</title>
<description>&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/RvPs3woKCm4AAGABCAw1&#x22;&#x3E;&#x3C;IMG class=alignright src=&#x22;http://images.marsiela.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RvPs3woKCm4AAGABCAw1/sunaryo-adi2.jpg?et=MCLoc2wjO0OINfuWc8Vg4Q&#x22; border=0&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;   &#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x22;Siapa yang bisa lebih besar dari mereka di Indonesia?&#x201D; tanya perupa Sunaryo Sutono kepada SP soal Soekarno-Hatta di kediamannya yang asri, beberapa waktu lalu. &#x3C;/FONT&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Bagi perupa berusia 64 tahun, sosok kedua proklamator Indonesia itu memang tidak dapat dilepaskan dari sejarah negara ini. Khusus untuk presiden pertama Indonesia yang dilahirkan dengan nama kecil Kusno Sosrodihardjo, Sunaryo memiliki kesan tersendiri. &#x201C;Itu idola saya,&#x201D; ujarnya.&#x3C;/FONT&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Aura kekaguman terhadap Soekarno itu sudah ditunjukkannya semenjak dia masih duduk di kelas dua sekolah dasar. Selain membuat gambar - yang kemudian dibubuhi kumis oleh teman-temannya - Sunaryo juga sempat &#x3C;I&#x3E;ngotot&#x3C;/I&#x3E; meminta agar dibuatkan setelan jas dengan empat kantong di bagian depan dan berwarna putih sebagai hadiah Lebaran. &#x3C;/FONT&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;&#x201C;Ternyata baju itu memang dirancang sendiri olehnya. Soekarno ingin agar bangsanya yang sudah mengalami penjajahan, rakyatnya tidak minder. Makanya mengenakan baju yang gagah seperti itu.&#x201D; &#x3C;/FONT&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;FONT face=&#x22;Times New Roman&#x22; size=3&#x3E;Kenangan mas...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/32/Tantangan_dari_Sang_Proklamator</guid>
<pubDate>Fri, 21 Sep 2007 16:14:43 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Makin Tua Makin Berarti</title>
<description>&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/RvIfZAoKCm4AAE2n5so1&#x22;&#x3E;&#x3C;IMG class=alignleft height=200 src=&#x22;http://images.marsiela.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RvIfZAoKCm4AAE2n5so1/15%20pertemuan%20usia%20lanjut-adi1.jpg?et=TXf0d8CKmkFuYmbuZi7NAw&#x22; width=342 border=0&#x3E;&#x3C;/A&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Paduan suara warga lanjut usia GKI Taman Cibunut menyumbangkan suaranya dalam ibadah bersama pada pembukaan Pertemuan Raya Warga Lanjut Usia yang diselenggarakan di Resort Shalom, Cisarua, mulai Selasa (11/9) hingga Kamis (13/9). Berpartisipasi di paduan suara merupakan salah satu cara membuat hidup semakin berarti di usia lanjut pada kehidupan jemaat gerejawi.&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;Tua-tua keladi, makin tua makin jadi. Pastilah sebagian dari kita sudah mengenal istilah tersebut. Namun, bagi para lanjut usia yang tergabung dalam jemaat GKI Sinode Wilayah Jawa Tengah istilah tersebut tampaknya kurang pas. Menurut mereka yang turut dalam Pertemuan Raya Warga Usia Lanjut (wulan) di Pine Resort Shalom, Cisarua, 11-13 September 2007, usia semakin tua haruslah semakin berarti.&#x3C;/STRONG&#x3E; &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Pendeta Emeritus GKI Budhiadi Henoch yang membuka acara itu dalam ibadah bersama di GKI Taman Cibunut, Bandung, mengatakan memang sudah seharusnya seseorang yang usianya terbilang lanjut haruslah dapat memberikan arti kepada lingkungan se...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/31/Makin_Tua_Makin_Berarti</guid>
<pubDate>Thu, 20 Sep 2007 07:25:48 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>metissages</title>
<description>A crossbreeding of contemporary art and textiles. Curated by Yves Sabourin (Delegasi Seni Rupa, Departemen Kebudayaan dan Komunikasi) bakal mampir ke Indonesia. Pameran ini berisi 52 karya koleksi French National Fund of Contemporary Art dan koleksi pribadi. Tenun, sulaman, tatahan, aplikasi, dan lilitan. 7 karya yang mewakili tekstil Indonesia juga turut dipamerkan.
Selasar Sunaryo Sunaryo Art Space-21 September sampai 21 Oktober 2007
Museum Nasional, Jakarta-8-23 November 2007
Opening Friday, 21 September 2007 at 8 pm</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/calendar/item/10023/metissages</guid>
<pubDate>Sat, 15 Sep 2007 08:02:37 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Mencari Asal-Muasal Manusia di Bandung</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/Ruqj4goKCm4AABHLtLs1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/RuqjTQoKCm4AAHyawkI1&#x22;&#x3E;&#x3C;IMG class=alignleft src=&#x22;http://images.marsiela.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/RuqjTQoKCm4AAHyawkI1/12%20asal%20manusia-adi1.jpg?et=pX%2B2Oqb8GB6lteEITMijTw&#x22; border=0&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;/STRONG&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;P&#x3C;/STRONG&#x3E;ernahkah Anda bertanya-tanya di dalam hati, bagaimana sebenarnya asal-muasal kita ini? Pertanyaan sederhana ini ternyata masih belum dapat dipastikan jawabannya oleh para pakar dan peneliti secara ilmiah. &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Temuan kerangka tengkorak Toumai di Danau Chad, Afrika sekitar 6,5 juta tahun lalu serta temuan tulang paha Orrorin tugenensis di Kenya sekitar 6 juta tahun masih belum mampu mengungkap tabir misteri tersebut.  &#x3C;P&#x3E;Kedua penemuan itu menjadi benang merah dalam pameran dan warisan prasejarah dari kepulauan-kepulauan Asia Tenggara. bertema &#x22;First Islanders&#x22; di Campus Centre Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berlangsung semenjak 5 September hingga 5 Oktober 2007 mendatang.  &#x3C;P&#x3E;Kedua temuan penting dalam bidang paleontologi atau antropologi itu ditampilkan secara berjejer dalam ilustrasi foto. Keduanya berdasarkan hasil penelitian dipercaya merupakan nenek moyang manusia yang berdiri di atas dua kaki, seperti kita sekarang ini.  &#x3C;P&#x3E;Indonesia sendiri memiliki peranan besar dalam pameran ini. ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/30/Mencari_Asal-Muasal_Manusia_di_Bandung</guid>
<pubDate>Fri, 14 Sep 2007 15:09:52 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Katanya Bandung &#x27;Bermartabat&#x27;</title>
<description>Kota Bandung Bermartabat-demikian slogan yang dicanangkan oleh Walikota Bandung Dada Rosada untuk  menyejahterakan sekitar 2,4 juta warganya. Salah satunya adalah Elis Siti Khodijah (28) yang memiliki kebutuhan khusus. 

Perempuan yang tergabung dalam komunitas Bandung Independent Living ini berusaha agar rekan-rekannya yang berkebutuhan khusus berani keluar dari rumahnya. Minimal bersosialisasi. 

Keenganan keluar rumah tersebut disebabkan kurang ramahnya kebijakan dan fasilitas kota bagi aksesibilitas seluruh warga, termasuk yang berkebutuhan khusus. Misalnya, trotoar yang terlalu tinggi, jalan masuk ke tempat umum berupa anak tangga, dan tidak adanya angkutan kota bagi mereka yang memudahkan aksesibilitas. 

Kantor Sosial Kota Bandung mencatat ada 3.393 orang berkebutuhan khusus, sementara lembaga kesehatan Persatuan Bangsa-Bangsa memperkirakan jumlah orang berkebutuhan khusus itu mencapai 10 persen dari total jumlah penduduk di setiap kota/kabupaten, provinsi, dan negara</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/photos/album/14/Katanya_Bandung_Bermartabat</guid>
<pubDate>Tue, 4 Sep 2007 10:28:30 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Memaknai &#x22;Kesalahan&#x22; sebagai Keindahan</title>
<description>&#x3C;P&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/Rt0mKgoKCm4AAFknPdM1&#x22;&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;A href=&#x22;http://marsiela.multiply.com/photos/hi-res/upload/Rt0kugoKCm4AACX0nJo1&#x22;&#x3E;&#x3C;IMG class=alignleft height=238 src=&#x22;http://images.marsiela.multiply.com/image/1/photos/upload/300x300/Rt0kugoKCm4AACX0nJo1/30%20pameran%20optica-adi8.jpg?et=J3DZmlagZj%2C0tYjf2wYnIg&#x22; width=346 border=0&#x3E;&#x3C;/A&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Tentara di Indonesia ternyata bisa tampil bercahaya dan glamour juga. Tidak ada kesan menyeramkan atau galak sebagai barisan depan penjaga pertahanan negara. Kesan itu bukan hilang oleh senyuman, melainkan warna-warni yang ada padanya. &#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Mulai dari raut wajah sampai baju lorengnya berubah warna. Sebut saja warna putih, biru, merah, orange, dan lainnya yang membentuk garis karakter wajah, tubuh, seragam, dan senjatanya. Tentara seperti ini hanya ada dalam alam pikiran Beatrix Henriani Kaswara.  &#x3C;P&#x3E;Beatrix merealisasikan imajinasinya lewat lukisan berjudul &#x3C;I&#x3E;Indonesian Army #2&#x3C;/I&#x3E;. Tidak hanya satu, Beatrix yang akrab dipanggil Bex itu, memainkan &#x22;tentara&#x22; lewat tiga karyanya yang berjudul sama, hanya berbeda nomor urut. Bagian latar dan sebagian besar bidang lukisan berwarna gelap merata, tanpa kedalaman. Ini adalah upayanya untuk lebih menonjol warna-warni tadi.  &#x3C;P&#x3E;&#x22;Satu sisi saya bangga dengan tentara, tapi ada di sisi lain kecewa,&#x22; ujar Beatrix singkat mengomentari karya-karyanya yang dipajang ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/journal/item/29/Memaknai_Kesalahan_sebagai_Keindahan</guid>
<pubDate>Tue, 4 Sep 2007 09:38:51 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Seminar dan Pelantikan DPW Perhimpunan Persahabatan Indonesia-China (PPICh) Jabar</title>
<description>Pembicara Sesi I: Prof. Dr. Sudjono Dirjosisworo, S.H., M.B.A., M.M. dan Jaya Suprana.
Pembicara Sesi I: K.H. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), H. Benny Soetrisno, Dipl.Ing. dan K.H. Abdurahman Wahid (Gus Dur).
Seminar tersebut akan dipandu Drs. Imam B. Prasodjo, M.Si.</description>
<guid isPermaLink="true">http://marsiela.multiply.com/calendar/item/10022/Seminar_dan_Pelantikan_DPW_Perhimpunan_Persahabatan_Indonesia-China_PPICh_Jabar</guid>
<pubDate>Tue, 4 Sep 2007 09:16:59 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>